DAFTAR Untuk Terima Bantuan Rice Cooker geratis

Bantuan Pemerintah 2023_Cara Dapat Bantuan Rice Cooker Gratis dan Kriteria Keluarga Penerimanya.

Kabar tebaru mengenai Bantuan dari pemerintah, pemerintah kembali berencana mengucurkan bantuan berupa rice cooker gratis kepada masyarakat pada 2023 mendatang.
Meskipun baru rencana tidak ada salahnya kita cari tahu bagaimana cara untuk mendapatkan bantuan rice cooker gratis ini?

Rencana Bantuan Rice cooker geratis ini diselenggarakan oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

Direncanakan puluhan ribu unit rice cooker yang akan disalurkan ke Kelompok Penerima Manfaat (KPM), Dan Nantinya pengadaan rice cooker akan diadakan melalui perencanaan anggaran APBN Kementerian ESDM tahun anggaran 2023. Tentu saja, kabar ini disambut baik oleh sebagian besar masyarakat.
Bantuan penanak nasi listrik (BPNL) tersebut akan disalurkan ke seluruh Indonesia melalui APBN Kementerian ESDM 2023.

Program rice cooker ini tidak diperlukan penambahan daya dan nilai paket program ini sebesar Rp500 ribu per keluarga penerima manfaat (KPM). Daftar masyarakat yang menerima bantuan ini nantinya akan mengacu data dari KEMENSOS.

Tujuan Bantuan e – Cooking dari pemerintah

Rencana / program embagian bantuan rice cooker geratis ini Memiliki beberapa tujuan bagi Masyarakat, apa saja tujuan pembagian rice cooker gratis bagi masyarakat ?
berikut beberapa tujuan pembagian rice cooker geratis bagi Masyarakat :

Untuk mendukung  pemanfaatan energi bersih
Energi Bersih yang di maksud adalah mengurang polusi akibat penggunaan bahan bakar saat menanak nasi, segingga pemberian rice cooker geratis ini diharapkan bisa mengurangi pemakaian gas.

Untuk meningkatkan konsumsi listrik per kapita (e-cooking).
Di ketahui Indonesia merupakan Negara paling sedikit mengkonsumsi Listrik, dengan adanya program ini Pemeeintah berharap konsumsi listrik dalam negri akan meningkat.

Demi penghematan biaya memasak bagi masyarakat.
Dari Hasil survey Masyarakat masih banyak menggunakan Kompor gas untuk menanak Nasi, sehingga pemakaian gas dirasa boros, dengan adanya program e- Coocing ini otomatis akan membantu Masyarakat kurang mampu dapat menghemat biaya memasak.

Dari beberapa Manfaat diadakanya program bantuan rice cooker geratis dari Pemerintah dalam hal ini adalah Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Merasa sangat diperlukan demi mendukung beberapa poin di atas.
Lalu bagaiman Cara dan syarat agar Mendapatkan Bantuan Rice Cooker geratis Ini?
Simak penjelasanya dibawah ini :

Syarat dan Cara Dapat Bantuan Rice Cooker Gratis

Seperti biasa Bantuan yang bersumber dari Pemerintah pasti memiliki syarat yang harus ada pada calon penerima manfaat dan salah satu syarat agar bisa menjadi penerima rice cooker gratis dari pemerintah adalah masyarakat yang merupakan kelompok penerima manfaat (KPM).
Berikut rincian kriteria penerima bantuan Rice cooker dan keuntungan dari program rice cooker gratis (e-cooking) :

1. Rumah tangga dengan daya listrik 450 VA dan 900 VA

Berdasarkan survei PLN pelanggan 450 VA dan 900 VA mayoritas menggunakan LPG 3kg, sehingga perlu di berikan bantuan berupa rice cooker geratis.

2. Di luar daya 450 VA dan 900 VA

Sedangkan di luar pngguna daya di atas, memerlukan validasi oleh Kepala Desa termasuk para pengguna LPG 3 kg.

3. Sistem kelistrikan yang andal.

Berdasarkan perhitungan, penggunaan rice cooker atau penanak nasi listrik akan lebih hemat dibandingkan dengan kompor LPG 3 kg. Jika menggunakan kompor LPG , maka konsumsi energi perbulan 2,4 kg dan biaya menanak nasi Rp 16.800/bulan.

4. Terdata di DTKS

Baca : Cara cek DTKS

Sedangkan, jika memakai penanak nasi listrik, konsumsi energi menanak nasi per bulan adalah 5,25 kwh serta konsumsi energi untuk memanaskan per bulan adalah 19,80 kwh, sehingga biaya menanak nasi adalah Rp 10.396 per bulan.

Itu artinya, biaya menanak nasi lebih hemat, yaitu Rp 6.404 per bulan jika menggunakan rice cooker. Hal ini sebagaimana disampaikan oleh Edy Pratiknyo, Subkoordinator Fasilitasi Hubungan Komersial Usaha Ketagalistrikan Direktorat Pembinaan Pengusahaan Ketenagalistrikan Kementerian ESDM.

Dijelaskan pula bahwa potensi manfaat dari pembagian rice cooker atau penanak nasi ini adalah penghematan subsidi sebesar Rp 52,2 M.

Potensi manfaat lainnya adalah pengurangan volume LPG yaitu 19,6 ribu ton, penghematan devisa yatu USD 26,88 juta, serta peningkatan konsumsi listrik 42,84 GWh atau setara dengan pembangkit 54,74 MW.

Rencananya paket program yang akan diberikan adalah senilai Rp 500.000 per KPM di tahun 2023 mendatang.

Terkait bantuan program penanak nasi, di mana rencana sebanyak 680 ribu unit penanak nasi yang disalurkan ke masyarakat, yang KPM tadi, kelompok penerima manfaat. Tentunya acuannya ke data dari Kementerian Sosial.
Bagaimana menurut pendapat Anda terkait program pemberian rice cooker gratis ini?
Demikian penjelasan cara dapat bantuan rice cooker gratis dari pemerintah, semoga bermanfaat.